RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Biaya Pajak STNK Naik 100 Persen

Biaya Pajak STNK Naik 100 Persen
January 06
14:58 2017

RIAUVIRAL.COM-Berapa biaya pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 2017 dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Banyak yang mencari besaran biaya yang dikeluarkan masyarakat ketika hendak membayar pajak ini. Termasuk biaya pajak STNK motor atau mencari biaya pajak STNK kendaraan jenis mobil 2017 ini. Berita soal biaya pajak STNK ini menjadi viral di media sosial, karena naik mencapai 100 persen yang berlaku mulai 6 Januari 2017.

Perlu diketahui, biaya STNK dan penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016, ternyata lebih tinggi pada 2017. PP itu ternyata menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010, yang otomatis dicabut.

NO PENERBITAN STNK LAMA BARU
1 Roda 2 atau 3 Baru  Rp         50.000  Rp        100.000
2 Perpanjangan  Rp         50.000  Rp        100.000
3 Roda 4 atau Lebih  Rp         75.000  Rp        200.000
4 Perpanjangan  Rp         75.000  Rp        200.000

Peraturan baru yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) itu mencantumkan tentang jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Hanya saja, sejak berlakunya PP tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai lembaga pengumpul pajak dari masyarakat, harus mampu menunjukkan kinerja agar benar-benar memanfaatkan pengunaan pajak itu dengan baik dan terarah dan tepat sasaran.

“Sebenarnya, pemahaman masyarakat tentang pajak masih rendah. Jadi Pemerintah harusnya lebih giat mensosialisasikan ke masyarakat luas. Apalagi selama ini, pajak dikumpulkan mulai dari masyarakat kelas bawah, ternyata dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata M Failan, seorang mahasiswa Universitas Riau kepada riauviral.com, baru-baru ini.

Menurut Failan, masyarakat selalu menilai banyak menanyakan Pajak Kendaraan Bermotor (Pajak Provinsi) ke DJP atau menanyakan Pajak Restauran (pajak kab/kota) ke DJP.

biaya_pajak_stnk_motor_1“Soalnya, kalau bicara pajak, banyak masyarakat menanyakan ke Direktorat Jenderal Pajak. Padahal hanya ada lima jenis saja yang dikelola DJP, yaitu Pajak Penjuaan Barang Mewah (PPnBM), Perhutanan dan Perkebunan (PBB P3), Pajak Penghasilan (PPh), Bea Meterai dan PBB sektor Pertambangan, selain itu masuk ke pajak daerah, dan Pajak Pertambahan Niai (PPN).

Sementara itu, kata Failan, lembaga atau instansi lain seperti Dinas Pendapatan Daerah, baik provinsi maupun kabupaten/ kota juga turut memberikan laporan yang baik. Jangan asal memasukan data dan pelaporan pun di kurangi.

Untuk itu, biaya penerbitan STNK 2017 adalah untuk jenis Roda 2 atau 3 yang lama Rp50.000 dan baru menjadi Rp100.000 dan Perpanjangan yang lama Rp50.000 dan yang baru menjadi Rp100.000. Sementara pengurusan untuk Roda 4 atau Lebih yang lama Rp75.000 dan yang baru menjadi Rp200.000 serta untuk Perpanjangan yang lama Rp75.000 dan yang baru menjadi Rp200.000.

Sementara untuk biaya pembuatan pelat nomor (kalenyang baru harus membayar Rp 60ribu. Sedangkan jika sebelumnya penerbitan BPKB untuk sepeda motor baru atau pindah kepemilikan akan terkena tarif Rp 80 ribu.

Naik 100 Persen

Terkait naiknya biaya pajak ini, menurut Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati biaya pengurusan STNK dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) naik hingga 100 persen mulai 6 Januari 2017. Alasan utama karena kedua jenis layanan tersebut menjadi fungsi Kepolisian RI.

“Polri sejak 2010 atau sudah 7 tahun tidak pernah melakukan penyesuaian tarif, jadi sekarang Kepolisian RI memperbaiki pelayanan ke masyarakat untuk pengurusan STNK, dan lainnya,” ujar Sri Mulyani dilansir liputan6, baru-baru ini.

Untuk diketahui, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditargetkan mencapai Rp 250 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. Target ini naik dari patokan di APBN-P 2016 sebesar Rp 245,08 triliun dan realisasinya melebihi target yakni sebesar Rp 262,36 triliun atau 107 persen.*

About Author

dors

dors

Related Articles

Viral Quotes

Hidup Itu Indah jika kita menjalaninya dengan bla-bla...~Aistweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate