RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Bola “Gebok” Mematahkan Pendapat Bahwa Bola Itu Bundar

Bola “Gebok” Mematahkan Pendapat Bahwa Bola Itu Bundar
January 23
12:47 2017

Dikampung kami ada sebuah permainan yang diberi nama bola “Gebok”, permainan ini tidak memerlukan keterampilan khusus. Permainan ini bermula atas kreativitas karena keterbatasan fasilitas permainan. Apapun akan dimainkan oleh anak-anak dimasa itu, anak-anak di era tahun 90-an.

Waktu itu bel jam istirahat sekolah sudah berbunyi, kami berhamburan dari ruang kelas menuju lapangan. Tanpa komando, kami semua sibuk mencari dan mengumpulkan kertas-kertas bekas yang tidak terpakai. Dirasa sudah cukup, kami menggulung kertas-kertas tersebut menjadi satu gumpalan yang padat dan diikat dengan karet gelang. Lilitan karet terakhir hampir selesai, dan akan menandakan sebentar lagi permainan segera dimulai. Bola yang bentuknya jauh dari kata simetris itu kini siap untuk dimainkan.

Kami berpencar mencari posisi agar bisa menjauh dari si pemegang bola, karena bola tersebut akan dilemparkan secara acak kearah salah satu dari kami. Sebagian memasang wajah memelas, dan sebagian lagi berteriak-teriak seakan menantang. Tiba-tiba saya merasa jumlah pemain semakin ramai, tanpa melapor mereka semua ikut bergerak seperti apa yang kami lakukan. Permainan ini benar-benar diminati oleh anak laki-laki disekolah kami.

TV Online ID

Ditengah-tengah permainan, salah satu temanku Bambang berniat menambah “kualitas” permainan. Kami semua sudah paham akan maksud dari isyarat itu. Kemudian bola dibongkar untuk dimasukan biji salak atau benda apa pun yang agak keras. Memang kedengaran ekstrim, tapi itu juga yang membuat kami semakin bersemangat.

Akhirnya bel sekolah yang memulai dan mengakhiri permainan kami. Dengan napas tersengal, sebenarnya kami tau resiko yang akan kami hadapi sebentar lagi didalam kelas. Tubuh yang bau keringat dan seragam yang kotor terkena hantaman bola gebok, pastinya akan dijadikan alasan oleh guru untuk memarahi kami. Tapi seolah lupa, kami kembali memainkannya lagi keesokan hari nya.

Sekarang bola gebok telah tergantikan oleh Angry Bird, Pokemon Go, atau Candy Crush Saga. Tidak ada lagi keringat, tidak ada teman, tidak ada teriakan-teriakan yang menandakan keriangan.

About Author

j arianda

j arianda

Selangkah kedepan, dua langkah ke kanan

Related Articles

Viral Quotes

"Bicara pada alam. Di sana mereka juga melakukan ibadah yang sama"~unchutweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate