RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Budidaya Ikan Kakap Putih Menjanjikan

Budidaya Ikan Kakap Putih Menjanjikan
December 27
15:15 2016

RIAUVIRAL.COM-Budidaya ikan kakap putih di perairan laut akan berhasil, bila tingkat mortalitas benih ikan yang sekecil mungkin dan pertumbuhan benih ikan yang pesat. Untuk itu pelaksanaanya melalui dua tahapan kegiatan budidaya, yaitu pertama kegiatan pendederan di Hatchery untuk mencapai ukuran benih, kedua penggelondongan sampai ukuran ikan konsumsi.

budidaya_ikan_kakap_putih_1

Ikan Kakap Putih merupakan langkah awal benih ikan kakap putih, yaitu mengenal alam lingkungan budidaya di perairan laut.

Pulau Rangsang merupakan salah satu daerah perikanan yang cukup potensial di Provinsi Riau. Wilayahnya terletak diantara Selat Air Hitam dan Selat Malaka. Daerah penangkapan ikan di Pulau Rangsang terdapat di Selat Air Hitam, Selat Malaka dan muara-muara sungai. Penduduk yang bekerja sebagai nelayan terdapat di Desa Tanjung Medang, Tanjung Kedabu, Tanjung Samak, Repan, Topang dan Penyagun.

Masyarakat nelayan di Pulau Rangsang ini dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu nelayan pemilik dan nelayan pekerja. Nelayan pemilik adalah nelayan yang mengelola alat dan armada penangkapannya sendiri dan semata-mata bekerja sebagai nelayan. Nelayan pekerja adalah nelayan yang bekerja pada nelayan pemilik untuk mendapatkan upah atau bagi hasil.

Kondisi perairan yang relatif lebih kasar juga menghendaki keterampilan khusus dalam merancang dan membangun Keramba Jaring Apung (KJA). Disisi lain, ikan yang cederung lebih buas karena belum ditangkarkan menghendaki penanganan orang yang berpengetahuan dalam bidang biologi.

Usaha budidaya laut, terutama yang dikelola secara intensif, hendaknya menggunakan tenaga berlatar pendidikan biologi, akuakultur, rekayasa akuakultur dan tenaga yang terampil di laut. Tenaga-tenaga tersebut biasa mau bekerja di laut dengan imbalan yang lebih dibanding kerja di darat.

Budidaya Ikan Kakap Putih

Kegiatan pendederan Ikan Kakap Putih merupakan langkah awal benih ikan kakap putih, yaitu mengenal alam lingkungan budidaya di perairan laut. Pendederan dilakukan dengan metode kurungan apung (KJA). Metode kurungan apung umumnya menggunakan jaring/hapa yang memiliki lubang (mata jaring) kecil agar benih ikan kakap putih jangan sampai keluar. Ukuran kurungan apung adalah 2 x 2 x 2 m3 atau 3 x 3 x 3 m3 dan ditempatkan pada rakit bambu, kayu, dan jenis pelampung lainnya.

budidaya_ikan_kakap_putih_2

Hampir semua jenis ikan laut potensial budidaya, kecuali bandeng dan beronang termasuk kelompok piscivorius atau pemakan ikan.

Hampir semua jenis ikan laut potensial budidaya, kecuali bandeng dan beronang termasuk kelompok piscivorius atau pemakan ikan. Karena itu, pakan yang digunakan hampir seluruhnya ikan rucah atau pakan buatan dengan kadar protein tinggi. Beberapa spesies kerapu seperti kerapu sunu, tikus, dan macan sangat tergantung pada ikan rucah yang segar. Sampai saat ini belum ada pakan buatan yang cocok untuk ikan-ikan tersebut.

Ikan rucah untuk pakan dapat diperoleh dari hasil tangkapan, sisa dari industri prosesing ikan, dan cold stroge baik dalm bentuk utuh maupun potongan. Kelebihan ikan rucah adalah harganya murah dan disukai semua jenis ikan. Kelemahannay kadar air tinggi, pengangkutan dan penyimpanan mahal, kualitas bervariasi, potensial mencemari, mungkin mengandung anti nutrien, dan mempengaruhi warna ikan budidaya.

Padat penebaran antara 80-100 ekor per m3 volume air. Untuk mengatasi sifat kanibalisme, perlu dilakukan penggolongan ukuran sesuai dengan besarnya ikan dan kemudian ditebar ke dalam kurungan yang terpisah. Pengganti jaring dan penggolongan benih dilakukan setiap Minggu, hal ini untuk menghindar pengotoran jaring yang dapat mengganggu pertumbuhan benih ikan.

budidaya_ikan_kakap_putih_3

Masa pemeliharaan benih ikan kakap putih dalam kurungan adalah pengecekan kurungan secara teratur dari hewan perusak.

Kegiatan lain yang tidak kalah pentingnya dalam masa pemeliharaan benih ikan kakap putih dalam kurungan adalah pengecekan kurungan secara teratur dari hewan perusak atau organisme penempel. Hal ini karena apabila sampai terjadi kerusakan kurungan akan bersifat fatal, yakni kerugian dalam budidaya ikan kakap putih di perairan atau laut. Banyaknya organisme penempel pada kurungan berakibat pertumbuhan benih ikan akan terganggu akibat sirkulasi air yang tidak baik karena mata jaring rapat.

Untuk itu, secara priodik kurungan hendaknya dibersihkan dari organisme penempel denagan jalan disikat atau disemprot dengan mesin penyemprot atau jaring diganti denagn jaring yang bersih. Di samping itu, usaha lainnya untuk menekan pertumbuhan oraganisme penempel dalam jaring adalaha memasukkan beberapa ekor keong gondang, keong emas (pomaceae sp), atau hewan lain pemakan organisme penempel. Hal yang perlu yang diperhatikan dalam memilih hewan pemakan organisme penempel hewan yang memiliki kehidupan yang tidak mengganggu dan penyaing kehidupan ikan kakap putih yang dibudidayakan.*

About Author

dors

dors

Related Articles

Viral Quotes

"Bicaralah pada waktu. Karena ia tak akan mengejarmu"  ~unchutweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate