RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Debat itu menular?

Debat itu menular?
January 28
19:19 2017

Ternyata hari ini masih terasa seperti kemarin malam, padahal ini sudah hari yang berbeda, hal kemarin masih terbawa sampai saat ini. Itu dikarenakan oleh acara Debat Publik Cagub dan Cawagub Pilkada DKI Jakarta yang ditampilkan oleh salah satu televisi swasta. Acara yang dipromosikan jauh-jauh hari tersebut menarik banyak perhatian, beberapa orang sengaja mengingat jadwal perhelatan debat itu. Namun untuk sebagian orang lainnya coba untuk tidak ambil pusing, karena merasa tidak berpengaruh dan berhubungan langsung dengan Pilkada DKI.

Malam itu debat dimulai sesuai jadwal, acara yang disiarkan langsung tersebut diyakini disaksikan oleh banyak pasang mata. Bagi penonton dirumah yang awalnya mencoba untuk tidak terlibat, tapi lama kelamaan ikut juga nongkrong didepan layar kaca. Membayangkan suasana dan kemeriahan di studio tempat acara debat dilaksanakan, ada beberapa keganjilan yang dirasakan didalam hati. Kenapa kok orang yang tidak ada hubungannya dengan Pilkada DKI sekali pun bisa terbawa-bawa dengan gegap gempitanya tayangan yang ditampilkan?

Beberapa pertanyaan lainnya pun muncul, kenapa orang-orang sangat menikmati sekali perdebatan? Seolah kemarin mereka saling merasa paling benar, mencari-cari alasan untuk menyangkal, dan cenderung membuka kesalahan orang lain, jauh dari kata musyawarah. Tidak hanya Cagub dan Cawagub nya saja, para pendukung pun terbelah dan terkesan setuju dengan masing-masing paslon idola, itu terlihat dari bahasa tubuh dan nyanyian yel-yel yang di teriakan.

Anehnya bagi sebagian orang yang pada awalnya berusaha untuk tidak memihak, akhirnya terjerat untuk berada diantara salah satu nya. Malah kelama-lamaan keberpihakan semakin nyata ketika bereaksi, meskipun ungkapan sang idola tidak lebih baik dari pada lawan debat. Ini kah dampak dari pertunjukan semalam?

Tidak hanya sampai disitu, meskipun acara siaran langsung telah usai, perdebatan masih saja berlanjut. Itu bukan antara kandidat lagi, tapi antara penonton yang juga merupakan pendukung salah satu paslon, hal itu ramai terjadi di link media sosial. Diantara mereka ada yang benar-benar sebagai pendukung salah satu paslon, ada pendukung dadakan, dan ada juga yang sekedar ikut-ikutan. Diyakini pula diantara mereka itu tidak semua nya juga yang berhubungan langsung dengan Pilkada DKI, alias tidak punya hak pilih atau KTP Jakarta.

Kenyataannya, itulah yang terjadi, seolah-olah debat itu bisa menular kepada siapa pun, meskipun tidak ada keinginan diawalnya. Sebenarnya maksud digelarnya debat terbuka tersebut adalah sebagai sarana media informasi bagi calon pemilih pada Pilkada DKI tahun 2017, berbagai hal teknis telah dipersiapkan agar pesan dapat tersampaikan. Tidak ada lagi calon pemilih yang merasa belum mengenali calon pemimpinnya. Semoga ajang lima tahunan kali ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin dan pemilih cerdas, serta kembali bersatu demi pembangunan.

Related Articles

Viral Quotes

"Bicaralah pada waktu. Karena ia tak akan mengejarmu"  ~unchutweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate