RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Kumpulan Puisi Cinta Khalil Gibran

Kumpulan Puisi Cinta Khalil Gibran
January 06
10:15 2017

RIAUVIRAL.COM-Puisi cinta dikemas apik oleh pujangga Khalil Gibran memang melegenda sepanjang masa. Banyak petuah yang didapat dan tidak sedikit pula kiasan arti di balik rangkaian kata-kata puisi cinta yang ditorehkan. Nah, siapa Kahlil Gibran ini? Khalil Gibran adalah sosok seniman, penyair dan penulis yang terkenal hingga kini. Karya pertamanya dan juga terkenal, The Madman (1918), setelah itu Twenty Drawing (1919), The Forerunne (1920) dan Sang Nabi (1923).

Nah, berikut kutipan puisi cinta Khalil Gibran.

1. Puisi Cinta

Cinta

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia

Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
Aku turut berbahagia untukmu

Dengan demikian, apakah cinta itu rela dilakukan demi pasangannya?
Alangkah senangnya jika pasangan kita menerima hal tersebut.

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.

Kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada,
cintamu akan tetap di hatinya sebagai penghargaan
abadi atas pilihan – pilihan hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata aku
lupa … menunggu selamanya ketika kamu berkata
tunggu sebentar, tetap tinggal
ketika kamu berkata”tinggalkan aku sendiri

Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ”Bolehkah saya masuk?”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa, bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari
2. Puisi Persahabatan

PERSAHABATAN

Dan seorang remaja berkata,
bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan, dia menjawab: Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa
terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu
kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan pikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata
“Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.

Dan, bilamana dia diam, hatimu berhenti dari mendengar hatinya, kerana tanpa
ungkapan kata, dalam persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan
dilahirkan bersama dan kongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berduka cita; Kerana yang paling
kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah
ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta ,
tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. Jika dia harus tahu musim
surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu. Gerangan apa sahabat itu
jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi
kegembiraan.

Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah
segar kehidupan.

3. Puisi Lainnya

Berharap pada, Dek?

Ingin rasa bergelut pada rumput menghijau
agar aku terlihat gerai tawa kecil memecah risau
Ingin rasa memeluk sebatang kayu sialang
agar aku terlindung dari panas siang

Aku mau, hijau rumput bak hidup harus bersikap
dan aku tahu, tak kan sampai lengan mendekap

Maka, gerai tawa pun menggema diantara bocah itu
Hingga panas tak mempan menusuk telanjang badanku

Dek, jarak tak membuat berakhir kata-kata
ruang tetap memberi satu cita-cinta

Nah, seandainya aku kembang,
tak kan tunggu kumbang datang
Umpamanya aku tembang,
tak kan kubiarkan disimak kata sumbang

Berharap pada Dek,
Kapan ini harus terulang
Atau, masih terentang panjang?

(Kiriman: derry_k)
4. Puisi Perpisahan

Mereka-reka Dia

Dalam tangis ada bimbang yang berkecamuk di atas kasur empuk
Dalam sesal tak mau beranjak untk duduk
Sesak menyelimuti kagalauan hati yang terpuruk

Memilih diantara dia, dia atau dia.
Mesti sulit, namun jauh dalam hayalan maya
Kegundahan itu tak berarti tanpa reka

Mungkin, inilah alasan William Shakespeare menyemat kisah
Cinta berakhir kelam mengurai kisah dua remaja yang resah.
Cinta tak mungkin menyatu dalam diam nan goyah

Mereka-reka keinginan antara kebimbangan
Mesti jauh, pada pandangan pertama penuh angan
Dia, dia atau dia… menjadi halangan
Ujungnya, cinta harus tahan hadapi rintangan

Sebuah pengharapan yang jauh….
Ah, aku masih tak beranjak di atas kasur yang empuk

5. Puisi Kasih Sayang kepada Orang tua

Keinginan yang tak pernah terwujud menghantui benakku
Ada rasa takut, cemburu, dan lebih banyak mengumpat
Ingin ku tunjukkan pada batang yang tumbuh benalu
Atau, ku sematkan goresan sesal agar terlihat

Ah,
Apakah semua tahu, bahwa aku terlungkup beban berat
Menahan rasa iba pada semua insan
Mendedah logika yang berserak-serak sesat
Mesti tak diketahui kemana arah dan tujuan

Hmm,
Rasanya sesal tak berarti dalam detak
Bila dihitung pada detik
Bergerak perlahan menghujam benak
Hingga bersepai meruak dalam satu titik

Dapatkan batang itu menghitung waktu
Yang t’lah tergores dibalik rindangnya pelepah pinang
Mungkinkah semua tahu,
dan membaca sesal ku yang penuh kenang

Atau, aku tak sanggup menahan hingga berusia lanjut
Mesti aku hanya duduk dan tak menyebut pada laut
Berteriak pada gelombang yang mengikis hingga susut
Sesal separuh harap tak kan kubiarkan wajah menyusut.

6. Puisi Cinta Sejati

Duduk berselimpuh diri
biarkan tubuh diterpa angin mamiri
jauh dalam benak menongkah hari
masihkah ada dia kan kembali
Tak mudah kabar menyertai
ah, aku baru dilukai

Tak luput dalam pandangan hampa
meraih angan dalam sedempa
mesti hidup kan tergerai lama
mengapa ada dusta diantara kita
Wah, seperti melodi dalam nada
aku tak kan beranjak dalam asa

Jauh menerawang mengail cinta
Berumpan kasih dan sayang rasa
Jauh dilubuk kian meronta
Adakah dia menerkam raga
Uch, cinta tak mudah dipaksa
aku sendiri dalam duka

7. Puisi Ditolak Cinta

Jauh Harapan

Ingin rasanya menghempas tubuh ini pada kasur empuk,
Dan, ingin pula menghentak kepala ini pada dinding yang usang,
Biar rasa sakit itu sampai terpuruk,
Hingga aku tahu, bahwa cinta itu butuh kasih sayang.

Andai semua ada tempat mengadu,
Kan ku sebut semua derita ini,
Meski itu sulit diungkapkan satu-satu,
Namun ada batas yang berjarak diantara duri.

Kini, dia hadir dihadapanku,
Di tengah kegalauan ku yang susut,
Andai dia tahu,
Mungkin ku peluk dia hilangkan rasa takut

Senyumannya menggugah piluku,
Kadang aku tahu, kesendirian itu sulit dipangku,
Usai waktu pun, sampai ku tunggu,
Dia datang, bisa tenangkan aku.

8. Puisi Sahabat Sejati

Kadang kalanya kita harus berpisah
demi waktu dan ruang yang jauh
Ada kalanya kita bersua
pada tempat dan waktu yang berbeda

Kemana kan pergi
meski tidak terbentang jarak
kemana kan pergi
sabahat dekat kan melangkah hari

Kemana kan pergi
ketika album masih tersusun indah
kemana kan pergi
ketika kenangan masih terpatri dalam ingatan

9. Puisi Cinta, Hargai Cinta

Aku masih bertahan dalam duka yang merindu.
Tapi aku harus kuat dalam status ku yang sendiri.

Biar semua tahu, bawa masih ada kasih sayang menyelemuti.
Aku yakin, ia kan datang, mesti dia memiliki

Tapi, aku masih bimbang dengan suara alam ini.
Namun, aku tetap lalui bagai air mengalir hingga ke hilir.

Di sana akan tahu, di tengah jalan masih ada kasih sayang itu.
Aku sayang dia, mesti dia sudah memiliki.

Diantara aku, dia dan dia, aku masih bisa bersyukur.
Masih ada yang memberikan semangat hidup tuk berlabuh.

10. Puisi Cinta Soal Sahabat Sejati

ada batas yang tak ku singkap
ada sesak yang tak ku ungkap
ada gelap yang tak ku tatap

duh…., aku buta akan cinta
aku terikat pada makna
tapi aku tak buta dalam kata

aku tahu,
akan datang pada satu waktu
meretas keinginan semu
‘tuk menyapa dalam rindu

cinta tak mesti berharap
seperti Shakespeare menguntip kisah
cinta tak harus terjawab
bak pungguk menanti resah

11. Puisi Cinta dalam Kesendirian

Kini, dia hadir dihadapanku,
Di tengah kegalauan ku yang susut,
Andai dia tahu,
Mungkin ku peluk dia hilangkan rasa takut

Senyumannya menggugah piluku,
Kadang aku tahu, kesendirian itu sulit dipangku,
Usai waktu pun, sampai ku tunggu,
Dia datang, bisa tenangkan aku.

Masih kah ada hari tuk dilain waktu,
Kita bisa menebas kerinduan itu,
Atau mungkin kamu tak tahu,
Bahwa, aku mulai menyukaimu?

12. Puisi Cinta Persahabatan

Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

13. Puisi Cinta Sahabat

Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau
taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia
pulalah naungan dan pendinginmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan
mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

14. Puisi Cinta Dalam Dua Hati

Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu
lagi bersabar.

15. Puisi Cinta dan Lagu

Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan
bersama hati-hati yang gembira.

16. Puisi Cinta Dalam Rasa

Bekerja dengan rasa cinta, berarti menyatukan diri dengan diri sendiri, bersama
orang lain dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu?
Seperti menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah
kekasihmu yang akan memakainya kelak.

About Author

admin

admin

Related Articles

Viral Quotes

"Berilah satu senyuman untuk dunia, maka dunia akan membalasmu dengan sejuta keindahan"~unchutweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate