RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Mata Pencaharian Penduduk Pulau Rangsang

Mata Pencaharian Penduduk Pulau Rangsang
December 22
09:10 2016

RIAUVIRAL.COM-Mata pencaharian yang dominan di Pulau Rangsang adalah sebagai nelayan, petani, pekebun, dan buruh. Secara umum juga sebagian masyarakat bermata pencaharian ganda. Sebagai contoh penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan, juga bekerja sebagai buruh atau penebang kayu bakau (mangrove). Begitu juga biasanya penduduk yang bekerja sebagai pekebun, juga bekerja sebagai petani plawija/sawah.

Di Pulau Rangsang penduduk yang punya kebun kelapa biasanya juga bekerja menanam padi. Begitu juga di Pulau Tebing Tinggi dan Pulau Merbau banyak penduduk yang memiliki kebun karet atau kebun rumbia yang juga sebagai petani menanam palawija.

Pola penyebaran penduduk menurut mata pencahariannya di Pulau Rangsang, Tebing Tinggi dan Merbau juga hampir sama. Secara umum ada semacam sinkronisasi antara lokasi pemukiman penduduk, suku, mata pencahariannya, serta tingkat ketergantungannya dengan sumberdaya pesisir dan laut.

mata_pencaharian_penduduk_pulau_rangsang_1

Tingkat ketergantungan mereka dengan sumberdaya pesisir dan laut sangat tinggi. Sebagai nelayan mereka sangat tergantung dengan sumberdaya laut (perikanan).

Pada desa-desa pinggiran pantai dari ketiga pulau ini, biasanya dominan dihuni oleh penduduk suku melayu, dan pada beberapa tempat juga dihuni suku cina. Mata pencaharian suku Melayu tersebut dominan sebagai nelayan, buruh/ penebang kayu (mangrove), buruh nelayan/buruh tani, atau gabungan dari mata pencaharian tersebut.

Tingkat ketergantungan mereka dengan sumberdaya pesisir dan laut sangat tinggi. Sebagai nelayan mereka sangat tergantung dengan sumberdaya laut (perikanan), sehingga kerusakan sumberdaya tersebut juga akan berdampak pada pendapatan mereka. Begitu juga halnya bila mereka bekerja sebagai penebang kayu bakau (mangrove), kerusakan hutan mangrove tersebut jelas berdampak pada pendapatan mereka.

Namun jarang diantara mereka yang menyadari hal tersebut, sehingga pola pemanfaatan yang mereka lakukan hanya bersifat exploitative dan tidak bersifat pengelolaan. Pada umumnya nelayan-nelayan tersebut merupakan nelayan tradisional, kadang-kadang juga sekaligus sebagai penebang mangrove.

Penduduk keturunan Cina yang juga bermukim di desa-desa pinggiran pantai, bermata pencaharian sebagai pedagang pengumpul hasil perkebunan dan hasil tangkap nelayan, atau/sekaligus juga sebagai pensuplay barang-barang kebutuhan penduduk, juga sebagai nelayan. Khususnya nelayan dari suku Cina ini dapat dikatakan sudah merupakan nelayan modern, karena telah menggunakan kapal motor dengan dilengkapi peralatan navigasi, dan memperjakan beberapa orang buruh nelayan.

Nelayan-nelayan dari keturunan Suku Cina sebahagian besar terdapat di Pulau Rangsang. Selanjutnya pada desa-desa yang lokasinya agak di bahagian tengah pulau, biasanya dominan dihuni oleh suku jawa dengan mata pencaharian yang dominan sebagai pekebun dan kadang-kadang sekaligus juga sebagai petani palawija/padi. Pada Pulau Rangsang, disamping suku Jawa sebagai pekebun dan sekaligus sebagai petani,
juga ada suku Bugis dan Banjar. Mereka dominan sebagai pekebun kelapa dan sekaligus sebagai petani penanam padi. *

About Author

dors

dors

Related Articles

Viral Quotes

"Berilah satu senyuman untuk dunia, maka dunia akan membalasmu dengan sejuta keindahan"~unchutweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate