RiauViral.Com

RiauViral.Com

 Breaking News
  • Pecinta Konin Bersiaplah Untuk KOBER 3 Bagi pecinta Kolibri Ninja atau yang biasa disingkat Konin, siap-siap nih sebentar lagi ada iven yang bakal mengasah kekompakan kamu dengan si doi. Melanjutkan kesuksesan iven-iven sebelum nya, KKNP (Komunitas...
  • HUT IPP ke-61, Ikatan Putera Pekanbaru Adakan Turnamen Sepak Bola RIAUVIRAL.COM-Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) Provinsi Riau, akan mengadakan turnamen sepak bola antar klub di Pekanbaru sekitarnya. Turnamen sepak bola terbuka untuk umum ini dilaksanakan pada Januari 2017 mendatang. Kegiatan yang...
  • Koes Plus Manggung Lagi Bulan Depan Direncanakan pada 9 Desember 2016, grup band legendaris Koes Plus akan menggelar konser bertajuk “Andaikan Koes Plus Datang Kembali” di Balai Sarbini, Jakarta. Tentunya pertunjukan ini bisa menjadi pengobat rindu...
  • Festival Media AJI 2016 di Pekanbaru Diikuti Ratusan Media RIAUVIRAL.COM-Ratusan peserta dari berbagai media mengikuti Festival Media (Fesmed) Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu, 19 November 2016 di Gedung Perpustakaan Soeman HS Kota Pekanbaru. Festival media ke-5 yang mengusung isu...
  • Iven Riau Trailrun Race, Harumkan Nama Pekanbaru RIAUVIRAL.COM-Iven Riau Trailrun Race (RTR) 2016 berlangsung sukses. Kegiatan yang diadakan Komunitas Pecinta Lari Alam Terbuka di Pekanbaru ini berhasil menyedot perhatian publik dan media sosial. Hal ini dibuktikan dari...

Penyu Hijau Pulau Jemur Dikunjungi Pejabat Riau dan Jakarta

Penyu Hijau Pulau Jemur Dikunjungi Pejabat Riau dan Jakarta
November 11
09:38 2016

penyu-hijau-pejabat-2RIAUVIRAL.COM-Keberhasilan tim konservasi dan teknis dalam melakukan pembesaran tukik (anak penyu) di Pulau Jemur, Kepulauan Arwah, Kabupaten Rokan Hilir, memberikan nilai tersendiri bagi mereka. tim bekerja dan tetap mengacu pada tugas dan tanggung jawab serta saling koordinasi.

Alasan itulah para pejabat dan mantan pejabat Riau dan Jakarta mengunjugi kawasan konservasi penyu hijau ini di Pulau Jemur, salah satu gugusan Kepulauan Arwah, Kabupaten Rokan Hilir.

Adalah mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Prof Rokhmin Dahuri, Gubernur Riau HM Rusli Zainal, mantan Bupati Rokan Hilir Wan Thamrin Hasyim, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan seluruh stakeholders mengunjungi Pulau Jemur, Kepulauan Arwah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau 2004 lalu, menunjukkan kepedulian terhadap pengelolaan konservasi penyu.

Saat kunjungan berlangsung, hajatannya diretas cukup sederhana. Mulai dari sambutan, observasi dan berakhir dengan pelepasan ribuan tukik hasil pembesaran alami dan buatan di pantai Pulau Jemur yang berpasir putih.

Namun, keberhasilan tersebut tidak berlangsung lama. Pengelolaan konservasi penyu di Pulau Jemur, masih menyisakan keterbatasan dana yang tidak memadai. Selama ini, aktivitas pembesaran tukik (anak penyu) hanya yang bersifat lembaga pemerhati lingkungan ini, disokong dari Bappeda Kabupaten Rokan Hilir dan swadaya lembaga sendiri. Beberapa bangunan fisik dan peralatan butuh biaya pemeliharaan.

konservasi_penyu_hijau_di_pulau_jemur_4“Pengelolaan kawasan koservasi penyu di Kepulauan Arwah memang membutuhkan tenaga dan pemikiran. Namun, pengelolaan yang tidak disertai dana yang memadai tentu akan berakhir kegagalan. Pengelolaan ini sifatnya berkesinambungan. Jadi perlu perhatian semua pihak,” terang Profesor Usman M Tang, praktisi perikanan dan juga pengajar Univeritas Riau kepada riauviral.com.

Hasil data dan investigasi, justru pengelolaan konservasi penyu di Pulau Labuhan Bilik. Proyek yang ditangani Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, ini terbentuk beberapa tahun setelah melihat kesuksesan pengelolaan konservasi di Pulau Jamur.

Mesti dikelola dan didukung dari Pemerintah Provinsi Riau, namun perkembangan dan pengelolaannya masih menyimpan berbagai pertanyaan dari berbagai kalangan. Terutama, bagi kalangan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rokan Hilir), akademisi dan pemerhati lingkungan.

Saat ini kondisi bangunan yang mulai berlumut dan tim yang terlibat dalam pengelolaanya, belum bekerja secara maksimal. Kurangnya koordinasi antar Provinsi Riau-Kabupaten Rokan Hilir dan tidak adanya koordinasi lintas sektoral, menjadi pemicu belum optimalnya pengelolaan konservasi ini. *

About Author

dors

dors

Related Articles

Viral Quotes

Hidup Itu Indah jika kita menjalaninya dengan bla-bla...~Aistweet this quotes

Ikuti Kami di Twitter

Ikuti kami melalui Email

Dapatkan Postingan terbaru dari kami di Email anda

Translate